# Tags
#Artikel

Cara Mengqodho Sholat Maghrib di Waktu Isya

Cara Mengqodho Sholat Maghrib di Waktu Isya

  1. Tidak ada cara khusus untuk mengganti shalat yang terlewat itu kecuali secepat mungkin mulai melaksanakannya.
  2. Jumlah rakaat serta gerakan-gerakannya sama seperti shalat yang ditinggalkan itu.
  3. Untuk niatnya, contoh = Usholli fardha (sebutkan nama shalat yang diqadha. Misalnya, fardha dhuhri atau fardha subhi dsb) mustaqbilal qiblati qadha’an lillahi taala. Semua niat dalam melaksanakan qada shalat sama, hanya diganti dengan qadaan pada lafad adaan. Untuk Gerakan dan doanya sama seperti salat fardu biasanya.

“Mayoritas ulama dari berbagai ulama sepakat bahwa seseorang yang meninggalkan shalat dituntut untuk mengqadla-nya, ia meninggalkannya secara sengaja ataupun tidak, perbedaanya adalah: jika ia meninggalkan shalat karena udzur, baik lupa ataupun tidur maka ia tidak berdosa namun mesti segera mengqadla-nya, sedangkan bagi yang meninggalkannya dengan sengaja, maka ia terkena dosa dan dituntut segera mengqadla-nya.” Dengan demikian, lupa ataupun sengaja, shalat yang kita tinggalkan harus segera kita qadla.

Tidak ada cara khusus untuk mengganti shalat yang terlewat itu kecuali secepat mungkin mulai melaksanakannya. Jumlah rakaat serta gerakan-gerakannya sama seperti shalat yang ditinggalkan itu. Hal ini senada dengan dalil hadis riwayat Imam Bukhari No. 572:

من نام عن صلاة أو نسيها فليصلها إذا ذكرها، لا كفارة لها إلا ذلك

“Barangsiapa meninggalkan shalat karena tertidur atau lupa, maka laksanakanlah shalat saat ia ingat. Tidak ada denda baginya kecuali hal tersebut.”

Sumber: https://islam.nu.or.id

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *